Titik Macet di Jalan Raya Sukabumi yang Perlu Anda Antisipasi di Arus Mudik Lebaran 2024

Koresponden netizennow.com, Francis Adhiuda melaporkan

netizennow.COM, SUKABUMI – Arus lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Sukabumi diperkirakan akan berkumpul di beberapa titik seiring masuknya arus pemudik menjelang Idul Fitri 2024.

Salah satu yang macet adalah Jembatan Sipamuruyan Nagarak, Kabupaten Sukabumi.

Sebab hingga saat ini pengerjaan pembangunan jembatan Sipamuruyan terus berlanjut.

Pada Senin (1/4/2024), netizennow.com juga meninjau Jalan Raya Sukabumi untuk mengecek kondisi jalan jelang lebaran 2024 pulang kampung.

Meski tak dalam perjalanan pulang, Tribun berdiri di dalam mobil saat melintasi jembatan Sipamuruyan.

Tak jauh dari Jembatan Sipamuruyan terdapat Terminal Siwadak yang juga dianggap menjadi kemacetan saat mudik. Pasalnya, sebagian besar kendaraan angkutan kota melewati dan meninggalkan stasiun

Warga juga diperkirakan akan menghadapi kemacetan di pertigaan Sibadak. Di sana, jalan tersebut merupakan persimpangan yang mengarah ke kota Sukabumi dan Pelabuhan Ratu.

Pemerintah memperkirakan Idul Fitri 2024 akan dimulai pada 5 April 2024 di masyarakat kampung halaman.

Sementara itu, Operator Jalan Jasa Marg memperkirakan jumlah kedatangan Lebaran 2024 tertinggi terjadi pada H-4 yang jatuh pada Sabtu, 6 April 2024.

Pada hari itu, diperkirakan 250.000 mobil akan pulang dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa, Sumatera, Madura, dan Bali.

“Untuk jalur H-4 atau arus mudik pada hari Sabtu tanggal 6 April 2024 akan terjadi 250.000 kendaraan dari Jakarta atau meningkat 0,03 persen dibandingkan Lebaran 2023 dan meningkat 66,8 persen dibandingkan normal.” Lisye Octaviana, Head of Corporate Communications and Community Development Group PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Senin, 1 April 2024.

Untuk arus balik lebaran 2024 yang tinggi, Jas Marg memperkirakan akan terjadi pada H+4 Idul Fitri atau Senin 15 April 2024.

Diperkirakan 300.000 kendaraan yang kembali ke Jakarta pada hari itu diperkirakan meningkat 13,2 persen dibandingkan Lebaran 2023 dan 131 persen dibandingkan arus lalu lintas normal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *