Bahaya Kurang Tidur Meski Hanya 2 Jam, Jangan Anggap Sepele

NETIZENNOW.COM, JAKARTA – Kurang tidur tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan emosional. Bahkan jika orang tidak mendapatkan waktu tidur dua jam pun, hal ini dapat menimbulkan dampak buruk.

Setiap orang membutuhkan kesehatan emosional yang baik jika ingin menjalani hari terbaiknya. Emosi yang terganggu dapat mengganggu kesehatan fisik, motivasi, pengambilan keputusan, interaksi sosial, dan kemampuan belajar dan mengingat.

Read More

Analisis terbaru dalam Psychological Bulletin, jurnal American Psychological Association, menemukan hal serupa. Analisis ini didasarkan pada 154 penelitian berbeda selama 50 tahun.

Terdapat data kualitas tidur sekitar 5.700 peserta dalam berbagai penelitian tersebut. Melalui data tersebut, tim peneliti menganalisis berbagai faktor penyebab para partisipan kurang tidur. Beberapa faktor tersebut adalah sering terbangun di malam hari, kebiasaan begadang, dan kebiasaan bangun lebih awal dari biasanya.

Tim peneliti kemudian menganalisis pengaruh kurang tidur terhadap kesehatan emosional dan suasana hati partisipan. Dari analisis tersebut, tim peneliti menemukan bahwa kurang tidur, meski hanya dua jam saja, dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan emosional.

Tim peneliti memperoleh setidaknya tiga temuan penting dari analisis ini. Berikut tiga temuan tersebut seperti dilansir WebMD, Sabtu (23/12/2023):

1. Penurunan emosi positif seperti kegembiraan.

2. Meningkatnya gejala kecemasan seperti detak jantung cepat dan kecemasan.

3. Berkurangnya kemampuan mengekspresikan emosi.

Menurut peneliti dan asisten profesor Kara Palmer PhD, ketiga efek ini dapat terjadi bahkan ketika orang hanya mengalami kurang tidur ringan. Misalnya kurang tidur akibat begadang 1-2 jam lebih lambat dari jadwal tidur normal.

Tim peneliti juga menemukan bahwa semakin sering seseorang kurang tidur, maka semakin negatif pula dampaknya terhadap kesehatan emosional. Ketika kesehatan emosional terganggu, orang dapat mengalami gangguan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Temuan kami mengkonfirmasi bahwa kurang tidur dalam jumlah kecil sekalipun dapat menyebabkan perubahan negatif dalam cara kita merespons peristiwa sehari-hari,” kata profesor dan peneliti psikologi Universitas Houston Candice Alfano, PhD.

Sumber: https://www.webmd.com/sleep-disorders/news/20231222/losing-just-two-hours-of-sleep-takes-an-emotional-toll

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *